Skip to content

Gpncdn

Menu
Menu

Berita : Arknight Endfield Minta Maaf Pada Gamer Korea Selatan Karena Gestur Tangan Karakter Gamenya

Posted on 16 July 2026

Permintaan maaf dari tim Arknights Endfield ke pemain Korea Selatan ini muncul karena ada masalah di bagian gestur atau motion expression salah satu operator yang dianggap kurang pas. Dari judul pengumumannya saja sudah kelihatan kalau yang jadi sorotan bukan isi cerita atau event besar, tapi detail gerakan karakter yang ternyata bikin sebagian pemain merasa tidak nyaman. Hal seperti ini memang kelihatannya kecil, tapi di game live service, detail visual justru bisa jadi isu besar kalau menyangkut sensitivitas budaya atau persepsi komunitas.

LMFAOOO

Ini adalah kontroversi paling LUCU yang pernah saya lihat. Pria Korea kesal dengan posisi tangan yang diistirahatkan karena mengira Ark Knights Endfiled mengatakan mereka memiliki penis yang kecil. Seberapa tidak amankah kalian semua? šŸ˜‚ pic.twitter.com/JkJsnMLFL2

— Umbra BulanšŸŒ’|Vtuber| (@MoonUmbraVA) 13 Juli,

Hal yang bikin isu ini ramai adalah karena pembahasannya langsung masuk ke ranah komunitas Korea Selatan. Di lounge resmi, postingan soal gerakan operator itu bahkan muncul sebagai salah satu topik yang paling banyak dibicarakan, dengan puluhan komentar dari pemain. Artinya, masalah ini bukan cuma lewat begitu saja, tapi benar-benar dipantau dan diperdebatkan oleh komunitas setempat, apalagi kalau gerakan tersebut dianggap memberi kesan yang tidak pantas atau menyinggung.

Kalau dilihat dari konteksnya, permintaan maaf ini bisa dibaca sebagai langkah cepat developer buat meredam reaksi negatif sebelum masalahnya melebar. Dalam industri game, khususnya untuk game yang rilis lintas negara, gerakan kecil pada karakter bisa saja punya makna berbeda di tiap wilayah. Apa yang di satu tempat terlihat biasa, di tempat lain bisa dianggap tidak sopan, provokatif, atau punya konotasi tertentu. Karena itu, developer biasanya harus bergerak cepat kalau ada komplain dari komunitas besar seperti Korea Selatan.

Baca juga ini:

Ā» Developer Arknight: Enfield Akui Sulit Bikin Game Gacha Pasca Genshin Impact
Ā» Tidak Lagi Ghoib! Hypergryph Riliskan Video Teaser Trailer dan Gameplay Arknights: Endfield!
Ā» Hypergryph Resmi Mengumumkan Game Co-op Puzzle Adventure Platformer “POPUCOM” untuk PS5, PS4, dan PC
Ā» Developer Arknights Umumkan Game Premium Beli-untuk-Main Ex Astris

Menariknya, dari daftar postingan yang lagi rame di lounge itu, pembahasan soal motion expression ini berdampingan dengan berbagai pengumuman besar lain seperti update Into the Abyss, event kolaborasi, sampai konten cerita baru. Tapi justru topik gestur ini yang ikut nyantol di komunitas karena sifatnya sensitif dan dekat dengan identitas visual karakter. Jadi walaupun bukan update utama, dampaknya tetap terasa karena menyentuh cara pemain memandang karakter itu sendiri.

Kasus ini juga nunjukin kalau komunikasi developer dengan pemain sekarang nggak bisa asal jadi. Begitu ada elemen yang dianggap salah, respons yang lambat bisa bikin isu makin panas, sedangkan permintaan maaf yang jelas bisa bantu nenangin situasi. Buat pemain Korea Selatan, gesture itu mungkin terasa lebih dari sekadar animasi kecil karena mereka melihatnya sebagai bagian dari penghormatan terhadap audiens lokal. Sementara buat developer, ini jadi pelajaran penting bahwa desain karakter bukan cuma soal estetika, tapi juga soal memahami konteks budaya dan reaksi komunitas.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!




PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a ā€œmoney siteā€ in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as ā€œlink juiceā€) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

©2026 Gpncdn | Design: Newspaperly WordPress Theme