Skip to content

Gpncdn

Menu
Menu

Berita : Politisi Korea Selatan Sarankan Presidennya Main Call Of Duty Modern Warfare 4

Posted on 29 October 2026

Main game biasanya jadi cara buat melepas penat. Namun, seorang politikus Korea Selatan justru punya alasan yang jauh lebih serius saat menyarankan presidennya mencoba Call of Duty: Modern Warfare 4. Han Dong-hoon, anggota parlemen independen, menilai gambaran perang dalam game tersebut bisa menjadi pengingat tentang pentingnya kesiapan pertahanan negara. Sarannya ditujukan kepada Presiden Lee Jae Myung di tengah perdebatan mengenai cerita invasi Korea Utara yang diangkat dalam permainan itu.

A South Korean politician wants their president to play Call of Duty: Modern Warfare 4 He says its story about North Korea invading South Korea highlights the importance of military preparedness https://t.co/tfNiEAg1so


— ScreenTime (@screentime) October 28, 2026

Dalam unggahan Facebook pada 23 Oktober 2026, Han mendorong Lee untuk memainkan mode campaign dan melihat gambaran kehancuran yang terjadi ketika pertahanan tidak cukup siap. Ia juga menyampaikan harapan agar pemandangan Seoul yang hancur dalam game tetap sebatas cerita fiksi, bukan sesuatu yang benar-benar harus dihadapi masyarakat Korea Selatan. Dengan kata lain, ajakan bermain ini bukan sekadar rekomendasi hiburan, melainkan bagian dari pesan politik mengenai keamanan nasional.

Modern Warfare 4 mengangkat skenario Korea Utara melancarkan invasi ke Korea Selatan. Pemain ditempatkan dalam pertempuran untuk mempertahankan negara tersebut ketika konflik terus membesar. Latar cerita inilah yang membuat pembahasannya melebar dari urusan game ke persoalan hubungan kedua negara. Bagi Han, situasi yang ditampilkan dalam campaign bisa dipakai untuk mengajak orang memikirkan akibat buruk dari lemahnya persiapan menghadapi perang.

Meski begitu, tidak semua pihak melihat cerita tersebut dengan sudut pandang yang sama. Ada kekhawatiran bahwa penggambaran Korea Utara sebagai pihak penyerang bisa menambah rasa permusuhan terhadap negara itu. Perdebatan pun muncul karena kisah fiksi dalam sebuah game bersinggungan langsung dengan isu keamanan yang sensitif. Jadi, yang dipersoalkan bukan cuma aksi tembak-menembaknya, tetapi juga pesan yang mungkin ditangkap pemain dari jalan ceritanya.

Han menolak anggapan bahwa perhatian sebaiknya diarahkan pada dampak negatif penggambaran invasi tersebut. Dalam argumennya, ia merujuk pada serangan Korea Utara pada 25 Juni 1950 dan menyebut ancaman militer dari negara itu masih menjadi kenyataan yang perlu diperhitungkan. Menurutnya, ketimbang keberatan terhadap cerita game, pemerintah seharusnya lebih fokus pada pertanyaan tentang seberapa siap Korea Selatan menghadapi kemungkinan terburuk.

Pembahasan itu kemudian berkembang menjadi kritik terhadap kebijakan keamanan pemerintahan Lee. Han menyoroti kesiapan militer Korea Selatan serta kemungkinan dampak apabila latihan militer bersama Amerika Serikat dikurangi. Ia menghubungkan kedua hal tersebut dengan kebutuhan untuk menjaga kemampuan pertahanan, bukan sekadar berharap hubungan dengan pihak lain akan berjalan baik. Perlu dicatat, kekhawatiran tersebut merupakan pandangan dan kritik politik Han, bukan bukti bahwa skenario dalam game akan benar-benar terjadi.

Baca ini juga :

» Dalam Email Epstein Terbaru, Ada Kaitan Dirinya Bersama EA Untuk MTX Call of Duty
» Call of Duty: Black Ops 7 Dikritik Akibat Dugaan Penggunaan AI Art dalam Game
» Jakarta, Indonesia Sempat Hadir Di Serial Game Call of Duty!
» Call of Duty Membutuhkan Size Sebanyak 300gb Untuk Dimainkan
» Baru Rilis Beberapa Hari, COD: Warzone Mobile Dapatkan Rating 2,4! di Playstore!

Inti pesan Han ada pada kesiapan. Ia berpendapat bahwa perdamaian tidak cukup dijaga hanya dengan mengandalkan harapan terhadap niat baik pihak lain. Dalam pandangannya, negara perlu memperhitungkan skenario paling buruk dan mempersiapkan diri secara menyeluruh. Karena itulah, adegan kehancuran dalam Modern Warfare 4 ia gunakan sebagai ilustrasi untuk memperkuat argumennya tentang pertahanan.

Ajakan ini membuat Modern Warfare 4 berada di tengah dua pembacaan yang berbeda. Di satu sisi, ceritanya dikhawatirkan memperkeras permusuhan terhadap Korea Utara. Di sisi lain, Han menganggapnya sebagai pengingat agar ancaman keamanan tidak disepelekan. Yang jelas, sarannya kepada presiden bukan soal menamatkan misi atau mengejar skor tinggi, melainkan menggunakan gambaran perang fiktif sebagai bahan untuk membicarakan konsekuensi nyata dari kebijakan pertahanan.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

©2026 Gpncdn | Design: Newspaperly WordPress Theme